Tuesday, 6 March 2012

Lowongan Kerja di PT Bank Bukopin, Tbk - Penempatan Semarang & Salatiga

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan yang semakin pesat, kami Bank Swasta Nasional membutuhkan karyawan yang memiliki potensi dan kualifikasi untuk menampati posisi sebagai :
  
FUNDING OFFICER
(Penempatan Semarang / Salatiga)

Syarat :
  • pria / wanita
  • berpengalaman Marketing perbankan minimal 1 tahun
  • memiliki interpersonal skill yang baik dan networking yang luas
  • pendidikan minimal D3
  • usia maks 32 tahun
Lamaran dan Curriculum Viate dapat dikirim ke :

HR RECRUITMENT
PT. BANK BUKOPIN, Tbk
Jl. Pandanaran No. 125 Semarang

<blink>Paling lambat tanggal 9 Maret 2012</blink>

Lowongan Kerja di PT Harrison & Gil - Java Semarang


Perusahaan asing terkemuka di dunia di bidang export furniture, berlokasi di kota Semarang, Jawa Tengah dengan jumlah karyawan lebih dari 1.000 orang membutuhkan segera :


1. DRAFTER
2. JUNIOR DESIGNER

Kualifikasi :

* pria / wanita, usia maks 30 tahun (1,2)
* memiliki pengalaman di bidangnya min 1 tahun (1)
* Fresh Graduate (2)
* memiliki pengalaman di perusahaan furniture (1)
* pendidikan min D1 / Sederajat (1,2)
* menguasai 3D AutoCad, MS. Word, MS. Excel dan Corel (1)
* mampu menggambar design / gambar tangan, product, interior (1)
* mampu berbahasa Inggris pasif (1,2)

Lamaran ditujukan kepada :

HR DEPARTMENT
PT. HARRISON & GIL - JAVA
Jl. Raya Kudu Karangroto KM 1,3 Genuk Semarang 50117
Email : personalia-dept@harrison-gil.com

Lowongan Kerja Semarang Maret 2012 - Honda Semarang Center

HONDA SEMARANG CENTER
Dealer Honda membutuhkan profesional muda yang dinamis, kreatif dan berkeinginan keras untuk maju untuk posisi :
  1. SALES SPV (SPV)
  2. SALES REPRESENTATIVE (SR)
  3. SALES COUNTER (SC)
Kualifikasi :
  • pria (1,2)
  • wanita (3)
  • min D3 semua jurusan (1,2,3)
  • maks 28 tahun (3)
  • pengalaman SPV Otomotif (1)
  • mampu mengkoordinir salesman untuk mencapai target (1)
  • jujur, penampilan menarik, komunikatif dan kreatif
  • memiliki SIM C dan SIM A lebih disukai
  • diutamakan memiliki sepeda motor, menguasai daerah Semarang dan sekitarnya (1,2)
  • bisa bekerja secara team, mandiri dan sistem target
Fasilitas :
  • gaji pokok
  • tunjangan kesehatan
  • uang makan dan transport
  • insentif
  • kesempatan ke luar negeri yang berprestasi
HONDA SEMARANG CENTER
Up. HRD (Aditya K. R)
Jl. Setiabudi No. 124
Semarang 50269

Paling lambat 10 Maret 2012

Saturday, 3 March 2012

Kumpul Blogger

Anda Pasti pernah dengar PTC KumpulBlogger. Nah disini saya pengen mengejak anda untuk ikutan mengais/menghasilkan uang dari PTC KumpulBlogger. Anda bisa melakukan pendaftaran di sini. Gratis.
Berikut Contoh Iklannya.
Anda bisa coba mengklik salah satu iklan disini.

Terima Kasih.

Friday, 2 March 2012

Google AdsenseCamp

Anda Mau mendapatkan uang dari Blog anda. Bagaimana cara mendapatkannya?
Berikut ini saya beri masukan mengenai PTC yang saya ikuti.
Berikut merupakan contoh PTC dari GoogleadsenseCamp.
Anda bisa Malihat Tampilannya seperti di bawah ini. Dan bisa daftar juga disini. Adsense Indonesia

Thursday, 1 March 2012

Jaringan Meremot Dekstop

Windows XP memiliki fasilitas remote desktop yang bisa digunakan untuk mengoperasikan computer lain pada computer kita dalam sebuah jaringan LAN.



Supaya computer lain bisa dioperasikan pada computer kita, perlu ada pengaturan supaya orang lain bisa mengakses computer tersebut. Caranya.
• Tekan winkey + Pause/Break. Klik tab Remote.





• Klik Allow users to connect remotely to this computer pada grup Remote Desktop.
• Klik OK.

Setelah diatur seperti di atas, kita bisa mengoperasikan computer tersebut pada computer kita. Caranya:
• Klik tombol Start > All Program > Accessories > Comunications > Remote Desktop Connection.





• Masukkan IP Address computer yang akan diremote, lalu klik Connect.




• Klik username dan masukkan password computer yang bersangkutan. Tekan ENTER.



Pengaman Jaringan Server

Secara umum ada enam (6) langkah besar yang mungkin bisa digunakan untuk mengamankan jaringan & sistem komputer dari serangan hacker. Adapun langkah tersebut adalah:

Langkah 1: Membuat Komite Pengarah Keamanan.

Komite pengarah sangat penting untuk dibentuk agar kebijakan keamanan jaringan dapat diterima oleh semua pihak. Agar tidak ada orang terpaksa, merasa tersiksa, merasa akses-nya dibatasi dalam beroperasi di jaringan IntraNet mereka.  Dengan memasukan perwakilan dari semua bidang / bagian, maka masukan dari bawah dapat diharapkan untuk dapat masuk & di terima oleh semua orang.

Dengan adanya komite pengarah ini, akan memungkinkan terjadi interaksi antara orang teknik / administrator jaringan, user & manajer. Sehingga dapat dicari kebijakan yang paling optimal yang dapat di implementasikan dengan mudah secara teknis.


Langkah 2: Mengumpulkan Informasi

Sebelum sebuah kebijakan keamanan jaringan di implementasikan, ada baiknya proses audit yang lengkap dilakukan. Tidak hanya mengaudit peralatan & komponen jaringan saja, tapi juga proses bisnis, prosedur operasi, kesadaran akan keamanan, aset. Tentunya proses audit harus dari tempat yang paling beresiko tinggi yaitu Internet; berlanjut pada home user & sambungan VPN. Selain audit dari sisi external, ada baiknya dilakukan audit dari sisi internet seperti HRD dll.



Langkah 3: Memperhitungkan Resiko

Resiko dalam formula sederhana dapat digambarkan sebagai:

Resiko = Nilai Aset * Vurnerability * Kemungkinan di Eksploit

Nilai aset termasuk nilai uang, biaya karena sistem down, kehilangan kepercayaan mitra / pelanggan. Vurnerability termasuk kehilangan data total / sebagian, system downtime, kerusakan / korupsi data.

Dengan mengambil hasil dari langkah audit yang dilakukan sebelumnya, kita perlu menanyakan:

·        Apakah kebijakan keamanan yang ada sekarang sudah cukup untuk memberikan proteksi?
·        Apakah audit secara eksternal berhasil memvalidasi ke keandalan kebijakan keamanan yang ada?
·        Adakah proses audit mendeteksi kelemahan & belum tertuang dalam kebijakan keamanan?
·        Apakah tingkat keamanan, setara dengan tingkat resiko?
·        Apa aset / informasi yang memiliki resiko tertinggi?

Dengan menjawab pertanyaan di atas merupakan titik awal untuk mengevaluasi kelengkapan kebijakan informasi yang kita miliki. Dengan mengevaluasi jawaban di atas, kita dapat memfokuskan pada solusi yang sifatnya macro & global terlebih dulu tanpa terjerat pada solusi mikro & individu.


Langkah 4: Membuat Solusi

Pada hari ini sudah cukup banyak solusi yang sifatnya plug’n’play yang dapat terdapat di pasar. Sialnya, tidak ada satu program / solusi yang ampuh untuk semua jenis masalah. Oleh karena kita kita harus pandai memilih dari berbagai solusi yang ada untuk berbagai kebutuhan keamanan. Beberapa di antaranya, kita mengenal:

·        Firewall.
·        Network Intrusion Detection System (IDS).
·        Host based Intrusion Detection System (H-IDS).
·        Application-based Intrusion Detection System (App-IDS).
·        Anti-Virus Software.
·        Virtual Private Network (VPN).
·        Two Factor Authentication.
·        Biometric.
·        Smart cards.
·        Server Auditing.
·        Application Auditing.
·        Dll – masih ada beberapa lagi yang tidak termasuk kategori di atas.


Langkah 5: Implementasi & Edukasi / Pendidikan.

Setelah semua support diperoleh maka proses implementasi dapat di lakukan. Proses instalasi akan sangat tergantung pada tingkat kesulitan yang harus di hadapi. Satu hal yang harus di ingat dalam semua proses implementasi adalah proses pendidikan / edukasi jangan sampai dilupakan. Proses pendidikan ini harus berisi:

·        Detail dari sistem / prosedur keamanan yang baru.
·        Effek dari prosedur keamanan yang baru terhadap aset / data perusahaan.
·        Penjelasan dari prosedur & bagaimana cara memenuhi goal kebijakan keamanan yang baru.

Peserta harus di jelaskan tidak hanya bagaimana / apa prosedur keamanan yang dibuat, tapi juga harus dijelaskan mengapa prosedur keamanan tersebut di lakukan.


Langkah 6: Terus Menerus Menganalisa, dan Meresponds.

Sistem selalu berkembang, oleh karena itu proses analisa dari prosedur yang dikembangkan harus selalu dilakukan. Selalu berada di depan