Showing posts with label microtik. Show all posts
Showing posts with label microtik. Show all posts

Thursday, 14 March 2013

Blok Website dan Situs Di kantor,Cafe,Rumah Dengan Mikrotik


Di artikel berikut ini, saia akan coba share sebuah trick blocking situs yang mudah bin gampang di jaringan yang menggunakan router MikroTik. Mungkin di beberapa kasus, biasanya para administrator router MikroTik akan menggunakan web proxy untuk manajemen pemblokiran situs. Nah kali ini saia akan memberikan cara yang lain dalam pemblokiran situs-situs tertentu. Dengan memanfaat kan fitur firewall Layer 7 Protocls di router MikroTik kita. cekidot … Disini Saya memberi contoh untuk memblokir website facebook supaya para karyawan tidak dapat membuka Facebook.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih menu IP -> Firewall, lalu pilih tab Layer 7 Protocols, klik tomboladd ( + ) dan isi alamat situs yang mau diblokir di bagian Regexp seperti di gambar.  Lalu klik OK
    [MikroTik] Block situs tanpa web proxy
  2. Pilih tab Filter Rules, dan klik add ) dan pastikan Chain nya forward.
    [MikroTik] Block situs tanpa web proxy
  3. Pilih tab Advanced lalu pilih Layer 7 Protocol sesuai yang anda buat di langkah 1.
    [MikroTik] Block situs tanpa web proxy
  4. Pilih tab Action dan pilih drop. Lalu tekan OK untuk save.
    [MikroTik] Block situs tanpa web proxy
  5. Selesai.
    [MikroTik] Block situs tanpa web proxy
Semoga bermanfaat, dan Selamat Mencoba.

Friday, 4 May 2012

Setting/Konfigurasi Hotspot Dengan Microtik


Setting Hotspot pada Mikrotik Router OS sangat mudah dikonfigurasi. Sistem autentikasi hotspot biasa digunakan ketika kita akan menyediakan akses internet pada areal publik, seperti : Hotel, café, Kampus, airport, taman, mall dll. Teknologi akses internet ini biasanya menggunakan jaringan wireless atau wired. Biasanya menyediakan akses internet gratis dengan menggunakan hotspot atau bisa juga menggunakan Voucher untuk autentikasinya. Ketika membuka halaman web maka router akan mengecek apakah user sudah di autentikasi atau belum. Jika belum melakukan autentikasi, maka user akan di arahkan pada hotspot login page yang mengharuskan mengisi username dan password. Jika informasi login yang dimasukkan sudah benar, maka router akan memasukkan user tersebut kedalam sistem hotspot dan client sudah bisa mengakses halaman web. Selain itu akan muncul popup windows berisi status ip address, byte rate dan time live. Penggunaan akses internet hotspot dapat dihitung berdasarkan waktu (time-based) dan data yang di download/upload (volume-based). Selain itu dapat juga dilakukan melimit bandwidth berdasarkan data rate, total data upload/download atau bisa juga di limit berdasarkan lama pemakaian.
Cara mudah setting hotspot pada mikrotik adalah ada 2 (dua) pilihan selain menggunakan teks mode kita juga bisa menggunakan setting wizard dengan menggunakan Winbox Router OS, Langkah-langkat berikut merupakan konfigurasi dasar hotspot mikrotik sebagai Gateway Server. Pertama install Mikrotik Router OS pada PC atau pasang DOM atau kalau menggunakan Rouer Board langsung aja Login = ‘admin’ sedangkan untuk pasword anda kosongin untuk defaultnya.
Masuk ke IP ==> Hotspot ==> Setup
hotspot-mikrotik
Kemudian tentukan IP lokal hospot yang akan ada gunakan, misal 192.168.10.1 dan Tentukan IP DHCP ke clientnya yang akan anda gunakan, dalam contoh ini adalah 192.168.10.2-192.168.10.255
hotspot1
hotspot3
Untuk SMTP Server sebaiknya anda kosongin saja, Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan dengan Provider anda, dalam contoh ini adalah DNS1=202.47.78.1 DNS2=202.47.78.9
hotspot4
hotspot5
DNS lokal hotspot anda NEXT saja kemudian pada Hotspot user anda dalam contoh berikut diisi admin password admin123
hotspot6
hotspot7
Hotspot Server Profile digunakan untuk mensetting server yang akan sering digunakan untuk semua user seperti metode autentikasi dan Limitasi data rate. Ada 6 jenis autentikasi Hotspot mikrotik yang berbeda dalam profile setting, jenis autentikas tersebut adalah : HTTP PAP, HTTP CHAP, HTTPS, HTTP cookie, MAC address, Trial
new-hotspot-mikrotik
hotspot-profile
Metode autentikasi yang akan digunakan, biasanya cukup menggunakan metode HTTP CHAP
autentikasi
Data rate limitation digunakan sebagai default setting untuk user yang belum di setting bandwidth limit pemakaiannya. Dimana RX adalah Client upload dan TX adalah Client download. Misal setting default data rate di 64k/128k (upload/download)
bandwidth-limit
Hotspot user profile digunakan untuk menyimpan data user yang akan dibuatkan rule profilenya. Dimana didalamnya bisa dilakukan setting firewall filter chain untuk traffic yang keluar/masuk, juga bisa untuk mensetting limitasi data rate dan selain itu dapat juga dilakukan paket marking untuk setiap user yang masuk kedalam profile tersebut secara otomatis.
hotspot-user-profile
Hotspot user yaitu nama-nama user yang akan diautentikasi pada sistem hotspot. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam konfigurasi hotspot user yaitu : username dan password, Membatasi user berdasarkan waktu dan paket data yang akan digunakan, hanya ip address tertentu dari ip address dhcp yang ditawarkan atau hanya mengizinkan user untuk koneksi ke sistem hotspot dari MAC Address tertentu saja.
hotspot-user
IP Bindings digunakan untuk mengizinkan ip tertentu untuk membypass autentikasi hotpot, ini sangat berguna sekali ketika kita ingin menjalankan layanan server, atau IP telephony dibawah system hotspot. Misal, PC atau Notebook anda untuk dapat membypass hotspot system, dengan demikian anda dapat melakukan browsing tanpa autentikasi
ip-binding

Instalasi Microtik Lengkap

Cara instalasi sangat mudah tinggal setting agar komputer bisa boot dari CDROM. Kemudian masukkan CD Mikrotik. Ketika komputer di booting CD akan mulai bekerja booting awal sistem Mikrotik, bisa dilihat di gambar di bawah :
booting mikrotik
Apabila proses booting awal berjalan dengan baik kemudian akan ditampilkan menu instalasi Mikrotik sebagai berikut :
Pada menu instalasi di tampilkan service apa saja yang ingin kita install. Untuk lebih mudahnya kita pilih semua service yang di sediakan dengan menekan tombol ‘a’. maka semua service akan terpilih
select all
Apabila kita menginstall baru tekan tombol ‘n’ atau apabila kita hanya menambahkan service baru tekan tombol ‘y’ agar konfigurasi yang sudah di buat tidak hilang.
Langkah berikutnya akan disiapkan ruang harddisk yang akan di pakai oleh Mikrotik dengan memformatnya dan mengkopikan file-file yang di perlukan.
processing
Setelah proses pengkopian file selesai kemudian proses instalasi membutuhkan reboot ulang. Apabila semua proses instalasi tidak mengalami error setelah reboot ulang di layar akan muncul tampilan user login dan password, seperti gambar di bawah :
login mikrotik
Secara default user yang dipakai adalah user admin dengan password yang masih kosong. Setelah login tampilan awal akan seperti berikut :
prompt mikrotik
Dengan Winbox ini kita bisa mendeteksi System Mikrotik yang sudah di install asalkan masih dalam satu network, yaitu dengan mendeteksi MAC address dari ethernet yang terpasang di Mikrotik. Tampilan awal pertama kali mengaktifkan winbox adalah seperti berikut :
Kita tinggal pilih MAC address yang sudah terdeteksi dan klik tombol Connect. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah :
mikrotik router

Cara Memblok IP Adress Dengan Microtik

Jika ada Ip address yang tidak anda inginkan konek ke internet,bisa anda blok atau drop dengan mikrotik router anda,berikut langkahnya:
--Remote Mikrotik anda dengan winbox,download Winbox ((DI SINI))
--Kemudian di halaman utama winbox pilih “Ip’ Kemudian “Firewall”,seperti gambar di bawah ini:
--Kemudian di halaman “Filter Rules” baklik tanda + warna merah,seperti gambar di wah ini:
--Kemudian di tab “General” isikan di bagian “Src. Address” dengan ip address yang ingin anda blok,seperti gambar di bawah ini:
--Selanjutanya pindah ke tab “Action” kemudian di bagian kolom “Action” pilih “Drop” seperti gambar di bawah ini:

--Kemudian di bagian sebelah kanan klik “Comment” dan isikan “comment” dan klik “Ok” seperti gambar di bawah ini:

---Kemudian terakhir klik “Ok” di bagian atas sebelah kanan seperti gambar di bawah ini:

--Selesai…..selamat mencoba--

Saturday, 10 March 2012

Blok YM dengan Jaringan Microtik

Untuk memblok aplikasi Yahoo Messenger kita bisa menggunakan Layer7 Protokol di Mikrotik, berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1:

Buka Winbox, pilih IP -> Firewall -> pilih tab Layer7 Protocols -> lalu Add (+)
Selanjutnya ketikan namanya di kolom Name, missal Yahoo dan masukan script regular expression berikut di kolom Regexp

Script:
^(ymsg|ypns|yhoo).?.?.?.?.?.?.?[lwt].*\xc0\x80












Langkah 2:

Langkah selanjutnya kita set di firewallnya.
Dari menu IP -> Firewall -> pilih Tab Firewall Rules -> Add (+)




















































Langkah-langkah di atas hanya bisa memblok yahoo messenger aplikasi bukan untuk messenger via web browser.
 

Selamat mencoba

Wednesday, 29 February 2012

Keuntungan Jaringan Router

(Keuntungan Menggunakan Router dalam Jaringan) – ROUTER adalah suatu alat pada dunia komputer yang berguna untuk membelokkan data dari suatu sistem jaringan ke sistem yang lain. Logikanya sebuah sistem jaringan tidak dapat berpindah ke sistem yang lain. Exp Sis A. Menggunakan IP 192.168.1.1 dan Sis B. Menggunakan IP 192.168.2.1 Maka Kompi yang menggunakan Sis A tidak dapat melakukan komunikasi dengan Sis B tanpa Router.

Keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan router pada jaringan adalah:

  1. Isolasi trafik broadcast. Kemampuan ini memperkecil beban jaringan karena trafik jenis ini dapat diisolasikan pada sebuah LAN saja.
  2. Fleksibilitas. Router dapat digunakan pada topologi jaringan apapun dan tidak peka terhadap masalah kelambatan waktu.
  3. Pengaturan prioritas. Router dapat mengimplementasikan mekanisme pengaturan prioritas antar protokol.
  4. Pengaturan konfigurasi. Router umumnya dapat lebih dikonfigurasi daripada bridge.
Isolasi masalah. Router membentuk penghalang antar LAN dan memungkinkan masalah yang terjadi diisolasi pada LAN tersebut.
Pemilihan jalur. Router umumnya lebih cerdas daripada bridge dan dapat menentukan jalur optimal antar dua sistem.

Monday, 27 February 2012

Setting PC Router dengan XP

Langkah-langkah untuk membuat PC Router menggunakan Windows XP :
1. Rancanglah Topologi Jaringan
2. Sediakan sebuah PC sebagai Router, minimal 2 PC sebagai client, sediakan switch atau Hub jika anda ingin menggunakannya, namun dalam percobaan ini kita tidak menggunakannya, dua Ethernet Card, dan 2 Kabel UTP beserta konektor RJ-45 secukupnya.
3. Pasanglah Ethernet Card tersebut pada PC Router, Pasangkan juga Kabel UTP dengan konektor RJ-45 kemudian cobalah apakah kabel tersebut bisa atau tidak, jika tidak ulangi sekali lagi, jika ya pasangkanlah kabel tersebut pada Ethernet card dari PC Router ke PC Client, kemudian nyalakanlah computer anda, pastikan bahwa OS anda adalah Windows XP
4. atlanta appliance repair . Konfigurasilah IP anda sesuai dengan topologi yang telah anda buat sedemikian rupa, namun ada 2 hal yang perlu anda ketahui :a. Anda bisa melakukan settingan satu gateway saja pada PC Router dimana gateway tersebut tidak boleh salah satu dari IP Router yang telah anda setting, untuk gateway client merupakan IP dari Lan Router yang terkoneksi langsung ke PC Client tersebut dimana IP Client harus 1 jaringan terhadap Router yang terkoneksi langsung oleh kabel penghubung.b. Anda bisa melakukan settingan dua gateway juga pada PC Router dimana gateway LAN A (misalkan ada 2 LAN yaitu A dan B) merupakan IP dari LAN B dan begitu sebaliknya, untuk gateway PC Client merupakan IP dari Lan Router yang terkoneksi langsung ke PC Client tersebut dimana IP Client harus 1 jaringan terhadap Router yang terkoneksi langsung oleh kabel penghubung.
5. Pilih menu -> run -> regedit, pada regedit pilih HKEY_LOCAL_MACHINE ->SYSTEM -> current control set -> services -> tcpip -> parameters kemudian pilihlah IPEnableRouter, klik dua kali ubahlah nilai value datanya menjadi 1, kemudian restartlah PC Router anda.6. Setelah melakukan IP Enable Router pada registry editor pada windows, lalu restartlah komputer (PC Router).
7. Setelah melakukan restart, sekarang kita akan mencoba untuk melakukan ping pada computer client.Pertama kita akan melakukan pinging pada client 1, dengan mengetikkan perintah ping 192.168.1.100 pada commanprompt, apabila sudah berhasil berarti koneksi untuk client 1 sudah bisa berjalan.Kedua kita akan melakukan pinging pada client 2, dengan mengetikkan perintah ping 128.10.1.100 pada coomandprompt, dan apabilasudah berhasil,maka koneksi untuk client 2 sudah bisa berjalan.
8. Setelah semua langkah tersebut dilakukan, maka kita akan mencoba melakukan sharing file pada jaringan yang telah kita buat.
9. Jika sharing file telah berhasil, berarti kita telah berhasil membuat PC Router dengan menggunakan Windows XP.
10. Selamat mencoba. Sekian dan terimakasih.

Saturday, 25 February 2012

Memulai menggunakan Microtik

Dengan menggunakan komputer yang cukup minim spesifikasinya, misal Pentium I , hard disk 1-2 GB, memory 64 MB, tanpa mouse, keyboard ataupun monitor, kalau Mikrotik sudah jalan, kita hanya butuh mose, keyboard dan monitor sewaktu instalasi saja. jadi kita sudah bisa membuat router dengan dana minim, daripada kita membeli peralatan router yang bisa jutaan rupiah mahalnya. Mari kita mulai melakukan instalasi, sebelumnya anda harus memiliki file Mikrotik yang dapat didownload dari situsnya www.mikrotik.co.id. Cara membuat router menggunakan mikrotik adalah sebagai berikut :
Sebelum melakukan instalasi pastikan komputer yang akan diinstall Mikrotik OS mempunyai 2 Lan Card, untuk spesifikasi hardware yang akan digunakan, anda bisa melihat rujukannya di http://mikrotik.com

– * booting dari CD ROM

Pilih paket-paket yang akan dipilih, untuk kebutuhan Router+Proxy+Bandwidth Management, sebaiknya anda pilih :

– System

– DHCP

– Advanced Tols

– Routing

– Routing Test

– Security

– Synchronous

– Web Proxy

– Web Proxy Test


Setelah memilih paket-paket yang dibutuhkan tekan tombol “ i “ untuk mulai instalasi.


- Akan muncul tulisan “Do you want to keep...............”, pilih n (no)

- Kemudian “Continue.....” , pilih y (yes)

Mulailah membuat partisi dan memformat hard disk, setelah instalasi paket-paket yang tadi dipilih.

Setelah selesai, Mikrotik minta di reboot dengan menekan enter.

Setelah booting, muncul perintah untuk melakukan pengecekan hard disk, anda bisa pilih yes atau no, pilih no juga tidak mengapa jika anda yakin hard disk bebas dari bad sector.


Anda diminta untuk login, ketikkan admin pada :

Mikrotik Login: admin

untuk mengisikan password tekan enter saja, karena password masih kosong pada instalasi baru


– Dou you want to see...................., pilih no, untuk mempercepat proses, akan muncul konsole Mikrotik, yaitu :


[admin@Mikrotik] >

Untuk merubah nama mesin Mikrotik ini, ketik :

[admin@Mikrotik] > system identity set name=mywifi

Lalu konsole berubah menjadi :

[admin@mywifi] >

Merubah password mesin Mikrotik, ketikkan password =

[admin@mywifi] > password

old password (ketikkan kosong, jika sebelumnya anda belum mengeset password

new password : ............................(ketikkan password yg baru)

retype new password :................ (masukkan sekali lagi passwordnya)

Untuk mematikan Mikrotik cukup kita ketikkan sbb

[admin@mywifi] > system shutdown

[admin@mywifi] > system reboot (untuk merestart nya)

[admin@mywifi] > system reset (untuk mereset konfigurasi yang sudah kita buat sebelumnya)

Perintah-perintah diatas harus dilakukan pada direktori admin.


Setelah itu anda perlu mengaktifkan kedua LAN Card yang terpasang, dengan contoh perintah di bawah ini :

[admin@mywifi] > interface ethernet enable ether1

[admin@mywifi] > interface ethernet enable ether2

Jika muncul tanda kesalahan, ada dua alasan:

pertama : Ada kemungkinan LAN Card yang terpasang, rusak

kedua : Driver dari LAN Card belum disupport oleh Mikrotik

Untuk Melihat kedua LAN Card yang terpasang(apakah sudah komplit dua), ketikkan .............

[admin@mywifi] > ip address

[admin@mywifi] ip address > interface print (atau perintah tersebut bisa disingkat menjadi " in pr " )

Lalu tampillah kedua LAN Card, perhatikan konsole diatas menandakan kita sudah berada pada direktori ip address


Berdasar tampilan monitor Mikrotik LAN Card pertama bernama "ether1" dimana ether1 ini nantinya terkoneksi ke IP Public/Internet sedang LAN Card kedua bernama "ether2" ini terkoneksi ke IP Local/LAN Lokal, kemudian kita memberi ip address pada masing-masing LAN Card, dengan perintah/command sebagai berikut :

[admin@mywifi] > ip address

[admin@mywifi] ip address > add interface=ether1 address=172.16.0.254/24

[admin@mywifi] ip address > add interface=ether2 address=192.168.1.254/24

Untuk mengetahui hasilnya ketikkan:
[admin@mywifi] ip address > print

Lihat hasilnya pada gambar diatas. untuk naik ke direktori yang lebih tinggi ketikkan titik dua " .. " , atau " / " ke direktori admin, yang merupakan direktori tertinggi.

Lalu kita mengisi ip address gateway dari LAN Card yang pertama, yakni dimana kita mendapat akses internet

[admin@mywifi] > ip route add gateway=192.168.1.1

Selanjutnya kita mengisi ip address DNS, isikan sesuai rekomendasi dari ISP anda, misalnya :

[admin@mywifi] > ip dns set primary-dns=202.134.1.7

admin@mywifi] > ip dns set secondary-dns=202.134.0.155


Agar semua komputer client dalam LAN bisa lebih cepat browsing internet dengan cukup mengambil cache DNS pada router Mikrotik, jadi komputer client tidak berlu jauh-jauh meresolve DNS pada Server DNS ISP, maka Router Mikrotik perlu diset agar bisa melakukan penyimpanan cache DNS

[admin@mywifi] > ip dns set allow-remote-request=yes

Tapi semua komputer client, pada setting IP Address nya diisi kolom DNS primary, dengan IP Address nya Router Mikrotik, untuk secondary DNS nya biarkan saja kosong. Perhatikan pula gambar diatas apabila kita salah dalam mengetikkan perintah, maka akan muncul peringatan

"no such argument".


Selanjutnya kita mengeset agar mesin Mikrotik kita bisa menjadi router

[admin@mywifi] > ip firewall nat

[admin@mywifi] ip firewall nat> add chain=srcnat arc-address=192.168.1.0/24 out-interface=ether1 action=masquerade

Kita lihat hasilnya

[admin@mywifi] ip firewall nat> print

Lihat hasilnya pada monitor anda. untuk naik ke direktori yang lebih tinggi ketikkan titik dua " .. " , atau " / " ke direktori admin, yang merupakan direktori tertinggi.

Lalu kita mengisi ip address gateway dari LAN Card yang pertama, yakni dimana kita mendapat akses internet

[admin@mywifi] > ip route add gateway=192.168.1.1

Selanjutnya kita mengisi ip address DNS, isikan sesuai rekomendasi dari ISP anda,

[admin@mywifi] > ip dns set primary-dns=202.134.1.7

[admin@mywifi] > ip dns set secondary-dns=202.134.0.155

Agar semua komputer client dalam LAN bisa lebih cepat browsing internet dengan cukup mengambil cache DNS pada router Mikrotik, jadi komputer client tidak berlu jauh-jauh meresolve DNS pada Server DNS ISP, maka Router Mikrotik perlu diset agar bisa melakukan penyimpanan cache DNS

[admin@mywifi] > ip dns set allow-remote-request=yes

Tapi semua komputer client, pada setting IP Address nya diisi kolom DNS primary, dengan IP Address nya Router Mikrotik, untuk secondary DNS nya biarkan saja kosong. Perhatikan pula gambar diatas apabila kita salah dalam mengetikkan perintah, maka akan muncul peringatan

"no such argument".

Selanjutnya kita mengeset agar mesin Mikrotik kita bisa menjadi router

[admin@mywifi] > ip firewall nat

[admin@mywifi] ip firewall nat> add chain=srcnat arc-address=192.168.1.0/24 out-interface=ether1 action=masquerade

Kita lihat hasilnya

[admin@mywifi] ip firewall nat> print


Nah pada tahap awal ini kita sudah bisa membuat Router Mikrotik, guna mengetahui hasilnya kita melakukan test ping( untuk perintah "ping" ini harus dilakukan pada direktori tertinggi yakni di direktori "admin") ke komputer client dari router Mikrotik kita, ketika muncul dalam proses ping tersebut ada kata-kata "ping time out" atau "host unreachable" maka kita tidak berhasil untuk koneksi, coba teliti kembali pada setting Mikrotik atau teliti pula konfigurasi ip address pada komputer client, kemudian coba pula ping ke alamat internet dari komputer client atau browsing dari komputer client, jika berhasil maka berhasil pula tugas kita membuat Router Mikrotik.

Thursday, 23 February 2012

Instal Jaringan dengan Microtik

Kali ini saya akan mengurai cara setting mikrotik dari awal sampai bisa terhubung dari internet dengan melakukan setting langsung dari komputer yang terinstall mikrotik. Jika sobat belum mengetahui cara setting mikrotik dari awal sebaiknya sobat baca dulu cara remote mikrotik baik menggunakan winbox atau putty.
Langkah – langkah setting mikrotik dari awal
Mengganti password default mikrotik :
[admin@Mikrotik]>password
old password:*****
new password:*****
retype new password:*****
[admin@Mikrotik]>
Mengganti nama mikrotik :
[admin@Mikrotik]>sytem identity set name=chapila.com
[admin@chapila.com]>
Melihat interface mikrotik :
[admin@chapila.com]>interface print
Mengaktifkan kedua interface ether1 dan ether2 :
[admin@chapila.com]>interface ethernet enable=ether1
[admin@chapila.com]>interface ethernet enable=ether2
Memberi identitas kedua interface ether1 dan ether2 :
[admin@chapila.com]>interface ethernet set ether1 name=Public
[admin@chapila.com]>interface ethernet set ether2 name=Local
Menambahkan IP address
Pada tahap ini sobat mesti mengetahui ip address yang akan digunakan misalnya jika menggunakan telkom speedy sobat mesti mengetahui ipadress yang keluar dari modem speedy. Begitu pula untuk isp yang lain. Kali ini saya menggunakan ip address 192.168.1.2 mengacu pada ipaddress yang diberikan oleh isp = 192.168.1.1 yang nantinya digunakan sebagai getway.
[admin@chapila.com]>ip address add address=192.168.1.2/24 interface=Public [admin@chapila.com]>ip address add address=192.168.0.1/24 interface=Local
Untuk melihat apakah ip yang diberikan sesui maka ikuti printah berikut dan perharikan ip address yang muncul.
[admin@chapila.com]>ip address print
Menambahkan gateway
[admin@chapila.com]>ip router add gateway=192.168.1.1
Ingat ip address dari isp atau modem
Setup DNS mikrotik
[admin@chapila.com]>ip dns set primary-dns=8.8.8.8 allow-remoterequests=yes
[admin@chapila.com]>ip dns set secondary-dns=4.4.8.8 allow-remoterequests=yes
Dns yang chapila.com gunakan sebagai contoh di sini adaah dns google, silahkan menyesuaikan dns masing-masing isp
Menambahkan routing
Routing digunakan sebagai jembatan dari ether1 dan ether2 sehingga client nantinya bisa terhubung ke internet menggunakan ip publik (ip dari isp).
[admin@chapila.com]>ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=Public
Pada tahap ini router mikrotik sudah siap digunakan, tetapi ip address client masih menggunakan ip address static. Contoh ;
Komputer -1 :
Ipaddress : 192.168.0.2
Netmask : 255.255.255.0
Getway : 192.168.0.1
Dns 1 : 192.168.1.1
Begitu juga dengan komputer yang ip address di ubah secara berurutan.


Agar client terhubung ke internet secara automatic atau DHCP silahkan mengikuti langkah berikut.
Mengaktifkan DHCP Server :
[admin@chapila.com]> /ip dhcp-server enable 0
[admin@chapila.com]> /ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.20
Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan diguankan client, contohnya 192.168.0.0/24 dan gatewaynya 192.168.0.1
[admin@chapila.com]> /ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.1
Tambahkan DHCP Server penerapan pada interface ether2 atau local
[admin@chapila.com]> /ip dhcp-server add interface=local address-pool=dhcp-pool
Sampai pada tahap ini mikrotik router sudah bisa berfungsi sebagai gatway / router. Dan dhcp server. Selamat mencoba Cara setting mikrotik dari awal